Tips dan Panduan Detail untuk Mendapatkan LoA S-2 Kampus Luar dan Dalam Negeri

Melanjutkan pendidikan tinggi masih menjadi primadona bagi sebagian pelajar Indonesia. Apalagi, setelah booming-nya beasiswa sejuta umat bernama LPDP. Namun, tak sedikit pula dari mereka yang kebingungan dalam mencari informasinya.

Nah, di post ini, saya akan memandu kalian secara detail untuk mendapatkan LoA S-2 dari kampus luar ataupun dalam negeri. Namun, tulisan kali ini akan lebih bersifat umum karena tidak spesifik ke dalam satu negara saja seperti tulisan saya yang menjelaskan panduan mendaftar S-2 di Inggris. Mari kita simak langkah-langkahnya!


1. Pengumpulan Informasi

Pertama-tama, kita wajib namanya mengumpulkan informasi sebaik-baiknya. Metode yang paling umum tentunya adalah googling. Namun, saya di sini akan memberikan hint yang lebih detail supaya pengumpulan informasi kita lebih terarah.

Google Postgraduate Admission
Contoh Googling Postgraduate

1.1 Media

Berikut adalah media yang recommended untuk pencarian informasi perburuan LoA.

1.1.1 Websites Tertentu

Ada websites tertentu yang sangat bagus untuk efektivitas pencarian informasi mengenai pendaftaran S-2 baik itu tentang jurusannya maupun universitasnya daripada sekadar googling membabi buta.

Hotcourses

Hotcourses
Web Hotcourses

Hotcourses merupakan sebuah website yang menampung database berbagai universitas di dunia secara lengkap. Di website ini, kita dapat memperoleh informasi detail mengenai berbagai universitas dan jurusan yang tersebar di dunia dan informasi tersedia untuk berbagai jenjang mulai dari sarjana sampai doktoral.

Pencarian informasi dalam web ini juga sangat mudah. Kita diberikan fitur search yang lengkap sehingga kita bisa mendapatkan informasi yang diinginkan.

QS World University Ranking

web top university
Web QS World Universty Ranking

QS World University Ranking atau sering juga disebut Top Universities merupakan web pemeringkatan universitas di dunia yang paling populer dan sering digunakan. Web ini juga menyimpan berbagai informasi detail mengenai jurusan dan universitas di berbagai belahan dunia.

Dengan web ini, kita dapat melihat pemeringkatan universitas di dunia baik secara keseluruhan, regional, ataupun berdasarkan jurusan tertentu. Dengan demikian, kita dapat menentukan pilihan universitas yang paling baik untuk kita.

Websites Resmi Universitas

web itb
Web Resmi ITB

Ini tentu yang paling obvious. Jika ingin mendapatkan informasi yang lebih akurat dan detail, kunjungi langsung website resmi universitas-universitasnya. Dalam websites tersebut, informasi mengenai jurusan, prestasi, sampai metode pendaftaran universitas tersebut akan dengan akurat didapatkan. Kuncinya jangan malas.

Blog / Vlog

Ada banyak blog dan blog YouTube bertebaran di luar sana mengenai cara masuk kuliah sampai student life berbagai negara di dunia. Informasi dari blog dan vlog tersebut akan sangat berguna bagi kita karena didasarkan real experience dari si penulis atau si pembuat konten tersebut. Dengan demikian, kita bisa jadi akan mendapatkan informasi yang lebih detail dan komprehensif, apalagi informasi tersebut datang dari sudut pandang orang Indonesia.

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI)

web ppi dunia
Web PPI Dunia

PPI merupakan pekumpulan / organisasi mahasiswa-mahasiswa Indonesia di luar negeri. PPI ini ada berbagai jenis mulai dari PPI dunia sampai cabang-cabangnya di berbagai negara dan kota di dunia. Website-nya juga menyediakan berbagai informasi mengenai student life di berbagai negara di dunia.

Catatan

Mengorek informasi dari blog dan PPI menurut saya cukup penting karena setiap negara biasanya mempunyai sifat-sifat tertentu dalam penerimaan mahasiswanya seperti

  • Inggris : Meminta motivation letter, hanya menerima IELTS;
  • Jepang : Diharuskan menghubungi calon pembimbing / sensei terlebih dahulu;
  • Swedia : Penerimaannya dilaksanakan secara serentak seperti SNMPTN;
  • Amerika Serikat : Meminta GRE / GMAT.

Jadi, dengan mengetahui sifat-sifat tersebut, proses pendaftaran kita akan lebih mudah karena kita sudah tahu medan tempurnya.

1.1.2 Lembaga Konsultan Pendidikan

Di Indonesia, ada beberapa lembaga konsultasn pendidikan (atau sering disebut agen pendidikan) yang mempunyai kantor di berbagai kota besar di Indonesia. Konsultan pendidikan ini melayani konsultasi studi gratis dengan konsultan-konsultan yang siap menjejali kita informasi yang kita inginkan sampai membantu proses pendaftaran kita. Selain itu, para lembaga ini juga biasanya sering mengadakan pameran pendidikan.

Beberapa lembaga konsultan pendidikan yang terkenal di Indonesia ada IDP Education, SUN Education, dan Alfalink Education Consultant.

Image result for konsultasi idp
Konsultasi Pendidikan

Di websites masing-masing lembaga tersebut, juga tercantum informasi lengkap mengenai berbagai universitas dan negara yang bekerja sama dengan lembaga tersebut. Jadi, ini bisa jadi alternatif tambahan dalam mengorek informasi menuju LoA yang hakiki.

1.2 Pengarsipan

Setiap informasi yang kita peroleh sebaiknya dirangkum atau diarsipkan secara rapi supaya memudahkan kita nantinya. Dengan begitu, kita tidak perlu bulak-balik ke websites atau konsultan pendidikan terus menerus.

Bentung pengarsipan di sini bisa macam-macam. Namun, saya lebih suka pengarsipan dalam bentuk tabel dalam Microsoft Excel karena dengan begitu, kita akan lebih mudah mengurutkan dan mem-filter informasi tersebut.

Berikut adalah contoh informasi yang saya rangkum dari setiap universitas yang ingin saya apply. Karena saya ingin kuliah di jurusan matematika dengan menggunakan beasiswa LPDP di luar negeri, saya meriset semua universitas yang ada dalam daftar LPDP yang menyedikan jurusan S-2 matematika murni.

University of Warwick

  • Negara : United Kingdom
  • Jurusan : MSc of Pure Mathematics
  • Konsultan Pendidikan : IDP
  • Ranking Universitas : 54
  • Ranking Jurusan : 33
  • Persyaratan : IPK min. 3.00, IELTS min. 6.5 (setiap section min. 6.0), CV, Surat RekomendasiPersonal StatementIjazah dan Transkrip Nilai berbahasa Inggris, Paspor
  • Application Fee :  £50.00 (bisa di-waive oleh IDP)
  • Deadline : Tidak ada (akan terus dibuka selama kuota masih ada)
database universitas
Contoh Pengarsipan Informasi Universitas

Berikut adalah penjelasan mengenai darimana diperolehnya informasi tersebut.

  • Nama universitas, jurusan, dan negara didapatkan dengan browsing di web Hotcourses.
  • Availability di IDP dicek di web IDP.
  • Ranking universitas dan jurusan didapatkan dari web QS World University Ranking.
  • Persyaratan dapat diperoleh dari web Hotcourses, IDP, atau web Universitas Warwick.
  • Application Fee didapatkan dari web resmi Universitas Warwick. Namun, setelah konsultasi dengan IDP, ternyata application fee-nya dapat di-waive alias diabaikan jika apply lewat IDP.
  • Deadline didapatkan dari web resmi Universitas Warwick.

Untuk mendapatkan satu bundel arsip informasi yang baik, diperlukan waktu yang tidak sebentar. Jadi, wajib hukumnya untuk super rajin mencari informasi.

Catatan

Di beberapa negara, termasuk Inggris, studi magister dibagi ke dalam dua jenis:

  • Master by Coursework : Pembelajarannya mirip kuliah S-1. Ada kelas, tutorial, ujian, dll. Beberapa jurusan bahkan tidak mewajibkan penulisan tesis dalam studi ini.
  • Master by Research : Pembelajarannya mirip kuliah S-3. Kuliahnya fully riset / penelitian didampingi oleh pembimbing. Jika dibutuhkan, bisa juga mengambil beberapa kelas untuk menambah pemahaman.

Ada juga yang sistem studi magisternya kombinasi dari keduanya. Jadi, rajin-rajinlah mencari informasi agar kita dapat memilih tujuan studi yang paling cocok dengan kita.

2. Persiapan Persyaratan

Setelah (sambil) berburu informasi, hal yang harus dilakukan tentunya adalah mempersiapkan semua persyaratan. Berikut saya akan coba rangkum persyaratan-persyaratan yang biasanya umum ada dalam daftar peryaratan apply S-2.

2.1 Ijazah dan Transkrip Nilai S-1

Ijazah
Ijazah Saya

Ijazah dan transkrip nilai yang akan digunakan untuk mendaftar ke universitas luar negeri tentunya harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Biasanya, universitas memang sudah menyediakan ijazah dan transkrip nilai yang bilingual (seperti universitas S-1 saya, Universitas Padjadjaran) atau beserta terjemahan. Namun, jikalau universitasmu tidak menyediakannya, kamu bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah (sworn translator) atau konslutas pendidikan (IDP contohnya).

2.2 Curriculum Vitae (CV)

CV Europass oleh https://europass.cedefop.europa.eu

CV biasanya diminta agar si pihak penyeleksi mengetahui track record kita. Saran saya, jika tidak ditentukan formatnya, gunakanlah CV bentuk Europass CV. CV format Uni Eropa ini dikenal secara internasional dan sangat mudah dibuat walau kita tidak bisa desain sekalipun.

Isilah CV dengan sebaik dan sekeren mungkin. Highlight track records yang sekiranya akan menjual dalam pendaftaran universitas. Namun, jangan membuat CV yang terlalu panjang (maksimal 3 halaman).

Untuk mengetahui tips dan panduan detail dalam membuat CV, klik di sini.

2.3 Paspor

Paspor oleh https://alibaba.kumpar.com

Paspor ini diminta sebagai syarat apply ke luar negeri karena paspor merupakan bentuk identitas resmi yang diakui secara internasional. Jika ingin apply ke dalam negeri, biasanya KTP sudah cukup.

Membuat paspor memang mudah. Namun, seringkali antreannya sangat panjang sehingga kita dituntut untuk stay di kantor imigrasi dari pagi-pagi buta. Namun, jangan khawatir. Sekarang, antrean paspor dapat di-book secara online lewat website Imigrasi atau aplikasi mobile bernama “Antrian Paspor”.

Untuk mengetahui lebih jauh tips dan panduan lengkap membuat paspor secara online, klik di sini.

2.4 Surat Rekomendasi

contoh surat rekomendasi
Contoh Surat Rekomendasi

Surat rekomendasi ini diminta agar si penyeleksi tahu bahwa kapabilitas kita juga dijamin oleh orang-orang / pakar yang kredibel, tidak hanya klaim sepihak. Rekomendasi bisa diberikan oleh pihak akademisi kampus seperti dosen dan rektor atau atasan kerja.

Silakan pilih perekomendasi yang mengenal kita dengan baik dan dapat memberikan rekomendasi yang “Menjual”. Jangan lupa juga untuk membuat surat dengan bahasa yang baik dan benar entah itu dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia.

P. S. : Ada beberapa universitas yang mengharuskan perekomendasi menulis rekomendasi sendiri secara online. Jadi, pastikan selalu berkomunikasi dengan perekomendasi dengan baik.

Untuk tips dan panduan membuat surat rekomendasi, klik di sini.

2.5 Sertifikat Bahasa Inggris

Sertifikat IELTS
Sertfikat IELTS Saya

Sertifikat bahasa Inggris ini sangat penting baik ingin mendaftar ke universitas di dalam maupun luar negeri sebagai bukti dari penguasaan kita terhadap bahasa internasional ini. Sertifikat bahasa Inggris yang diminta dapat berupa TOEFL, IELTS, maupun TOEIC, tergantung universitas dan negaranya. Untuk Indonesia dan negara-negara di Asia, TOEFL ITP biasanya masih diterima. Untuk negara-negara di Eropa, Amerika Utara, dan benua Australia, biasanya TOEFL ITP tidak diterima dan hanya menerima IELTS atau TOEFL IBT yang 11-12 dengan IELTS.

Penguasaan bahasa Inggris ini sangat penting untuk perluasan literasi kita (literatur ilmiah jauh lebih banyak tersedia dalam bahasa Inggris) serta bekal hidup sebagai mahasiswa internasional (jika kuliah di luar negeri).

Silakan klik di sini untuk tips improvisasi bahasa Inggris dan di sini untuk tips belajar IELTS.

Catatan : Kita seringkali dapat apply dengan skor bahasa Inggris yang kurang dari ketentuan dan tetap bisa diterima (dengan bersyarat). Jadi, tidak ada salahnya mencoba apply walau IELTS kita kurang. Setidaknya, dengan berbekal penerimaan bersyarat (Conditional LoA), posisi tawar kita dalam seleksi beasiswa (LPDP contohnya) daripada tidak memiliki LoA sama sekali.

2.6 Personal Statement / Motivation Letter

Personal Statement
Personal Statement Saya

Personal Statement (PT) ini, kasarnya, adalah surat lamaran kita terhadap universitas. Dengan PT ini, kita harus menunjukkan bahwa kita interested dan interesting sehingga membuat universitas mempunyai alasan kuat untuk menerima kita. Jangan lupa, gunakan bahasa yang baik dan benar juga agar pembaca tidka ilfeel kepada kita.

Untuk tips dan cara detail membuat PT, klik di sini.

2.7 Sertifikat Kemampuan Akademik (TPA, GRE, GMAT, LSAT)

Image result for gre certificate
Sertifikat GRE oleh http://www.rampages.us

Ada beberapa negara dan universitas yang biasanya meminta sertifikat kemampuan akademik seperti TPA sebagai syarat pendaftaran S-2 sebagai ukuran kemampuan berpikir dan akademis dari pelamarnya, termasuk Indonesia. Sertifikat yang diminta oleh universitas di Indonesia biasanya adalah sertifikat TPA Bapennas.

Lalu, bagaimana dengan GRE, GMAT, dan LSAT?

Here’s the explanation.

GRE (Graduate Record Examinations)

Kasarnya, ini merupakan tes TPA standar yang diperuntukkan untuk mendaftar jenjang postgraduate di universitas di Amerika Serikat. Tes GRE ini diadakan oleh ETS, lembaga yang sama dengan penyelenggara TOEFL.

GMAT (Graduate Management Admission Test)

Ini merupakan tes untuk mengukur kemampuan analisis, menulis, kuantitatif, verbal, dan membaca dalam bahasa Inggris untuk admission program pascasarjana manajemen, seperti MBA.

LSAT (Law School Admission Test)

Tes yang satu ini merupakan salah satu bagian dalam admission sekolah hukum di Kanada, Amerika Serikat, dan beberapa negara lain.

2.8 Proposal Riset

Image result for research proposal
Proposal Riset oleh http://www.pdf.wondershare.com

Proposal riset / proposal penelitian biasanya diminta dalam admission jenjang magister berbasis riset atau biasa disebut Master by Research. Selain itu, dalam proses menghubungi calon pembimbing / sensei dalam admission S-2 di Jepang, calon pembimbing sering juga meminta proposal riset.

2.9 Portofolio

Image result for portfolio admission architecture
Portofolio oleh http://www.uwaterloo.ca

Portofolio merupakan karya (atau desain) yang biasanya diminta dalam admission jurusan arsitektur atau seni. Namun, setahu saya, tidak semua jurusan arsitektur meminta portofolio. Jadi, again, rajin-rajinlah mencari informasi.

2.10 Application Fee

Image result for money
Applicaton Fee oleh www.kiplinger.com

Application fee atau biaya pendaftaran merupakan sejumlah uang yang harus dibayarkan ketika mendafatr S-2, baik di dalam maupun luar negeri. Jumlahnya bisa maacm-macam, mulai dari ratusan ribu sampai jutaan. Namun, ada juga universitas yang tidak meminta applicaton fee sepeser pun.

3. Pendaftaran

Proses pendaftaran S-2 bisa berbeda-beda setiap universitas. Saya akan menjelaskan beberapa metode daftar yang umum dipakai dalam admission S-2.

3.1 Pendaftaran Online di Masing-Masing Portal Universitas

Apply Online Inggris
Contoh Tombol Apply Online The University of Manchester

Sistem aplikasi seperti ini umum dipakai di mana-mana terutama untuk jenjang master by coursework. Caranya sangat mudah. Tinggal buka website universitasnya, lalu ikuti intruksinya dengan baik. Biasanya, kita hanya disuruh mengisi data diri serta meng-upload persyaratan yang dibutuhkan. Setelah selesai mendaftar, kita harus submit pendaftaran dan membayar application fee jika diperlukan.

Selanjutnya, akan ada email masuk yang memberitahukan bahwa aplikasi kita sedang diproses. Setelah itu, tinggal tunggu informasi selanjutnya.

Jangan lupa, kita harus apply sebelum deadline. Walaupun ada universitas yang tidak mempunyai deadline dan pendaftaran akan terus dibuka jika kuota masih ada, kita juga tidak boleh berleha-leha sebab bisa aja pendaftaran mendadak ditutup tanpa sepengetahuan kita karena kuotanya sudah terpenuhi bahkan beberapa bulan sebelum mulai studi.

3.2 Pendaftaran Online di Portal Terpusat

portal admission swedia
Portal Admission Universitas di Swedia

Ada juga negara yang menerapkan sistem pendaftaran terpusat ala SNMPTN seperti Swedia. Dalam sistem pendaftaran seperti ini, kita dapat apply ke beberapa universitas sekaligus dalam satu waktu.

Tentunya, dalam sistem aplikasi seperti ini, tanggal pendaftaran, deadline, dan pengumuman sudah terpampang dengan jelas. Jadi, perhatikan supaya aplikasi kita tidak apply melewati deadline.

Jika ingin apply ke universitas di Inggris secara terpusat seperti ini, kita bisa menggunakan portal bernama UCAS.

3.3 Pendaftaran Lewat Calon Pembimbing / Supervisor

Image result for email profesor jepang
Contoh Email ke Profesor oleh www.januardanahp.wordpress.com

Prosedur pendaftaran seperti ini biasanya diterapkan untuk jurusan master by research  dan universitas di Jepang. Para applicants diharuskan untuk mempunyai calon pembimbing / supervisor terlebih dahulu agar diterima di universitas yang mereka apply. Mostly, para pendaftar mencari dan menghubungi calon pembimbing via email.

Dalam email yang dikirimkan kepada calon pembimbing tersebut, kita dapat memperkenalkan diri dan menyebutkan keinginan kita untuk melanjutkan studi di universitas tersebut. Kita juga dapat melampirkan dokumen pendukung seperti proposal riset dan CV.

Selanjutnya, tinggal menunggu balasan dari calon pembimbing kita untuk prosedur selanjutnya. Ada yang diminta menyelesaikan soal. Ada yang diminta video call. Macam-macam. Intinya, ikuti saja prosedur dari calon pembimbing kita tersebut.

3.4 Konsultan Pendidikan

Image result for konsultasi sun education
Konsultasi Pendidikan oleh http://www.suneducationgroup.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, konsultan pendidikan juga dapat membantu proses admission S-2 kita. Kita hanya perlu mengisi formulir dan mengirimkan persyaratan yang diminta. Proses aplikasi pada universitas tersebut akan dilakukan oleh konsultan.

Saran saya, tidak ada salahnya jika universitas yang ingin kita apply bermitra dengan konsultan pendidikan, kita meminta bantuan mereka dalam aplikasi universitas kita. Dari proses konsultasi, kita akan mendapatkan banyak ilmu juga seperti personal statement proofreading. Itu akan mengurangi pekerjaan kita tentunya dan kita bisa fokus untuk apply di universitas yang tidak bermitra dengan konsultan pendidikan seperti universitas top dunia (Oxford, Cambridge, Stanford, dll.), PTN di Indonesia, sampai universitas di Jepang.

3.5 Tes dan Wawancara

Image result for cambridge interview
Interview Universitas Cambridge oleh www.caths.cam.ac.uk

Beberapa universitas mengharuskan para pelamarnya untuk menjalani sejumlah tes entah itu tes kemampuan jurusannya ataupun wawancara. Universitas Cambridge, Oxford, dan universitas-universitas top di Amerika Serikat biasanya mengadakan interview terhadap pelamarnya. PTN di dalam negeri juga biasanya memberikan tes kemampuan akademik jurusannya (matematika, fisika, dll.) dan bahkan wawancara juga. Jadi, kumpulkan informasi sebaik mungkin agar kita tahu mana universitas yang mensyaratkan hal-hal seperti itu dan mana yang tidak.

4. Pengumuman

Ketika hasil aplikasi kita telah ada, akan ada email pemberitahuan kepada kita baik dari pihak admission universitas maupun dari calon pembimbing yang kita email sebelumnya bahwa decision mengenai aplikasi kita telah selesai. Hasil keputusan kadang langsung dilampirkan di email kadang hanya bisa diakses lewat portal online kita.

Ada tiga jenis keputusan mengenai aplikasi kita nantinya:

  • Unconditionally successful : Diterima tanpa syarat;
  • Conditionally successful : Diterima dengan syarat (mostly karena skor bahasa Inggris minimum belum dipenuhi);
  • Unsuccessful : Tidak diterima.

Jika aplikasi kita successful, kita akan mendapatkan sesuatu yang disebut dengan LoA (Letter of Acceptancebaik itu unconditional atau conditional sesuai dengan hasil aplikasi kita. LoA / offer ini nanti bisa kita accept atau decline.

Saya sempat mendaftar ke tujuh universitas yang tersebar di Inggris dan Australia. Alhamdulillah saya diterima oleh semua universitas conditionally (karena IELTS saya kurang) kecuali Imperial College London yang sepertinya (setelah saya hubungi lewat email perihal alasan tidak diterimanya saya) tidak mau memberikan conditional offer kepada saya karena IELTS saya yang kurang. Maklum, sih, universitas top 10 dunia. Pasti competitiveness-nya tinggi.

Saya diterima di 6 universitas: University of Leeds (UK), University of Liverpool (UK), University of Bristol (UK), The University of Manchester (UK), University of New South Wales (Australia), dan University of Warwick (UK).

loa indra herdiana
LoA yang Saya Dapatkan

Universitas yang saya apply ini ada yang dilakukan secara mandiri (online) dan lewat konsultan pendidikan. Lamanya decision yang diberikan kepada saya berbeda-beda setiap universitasnya. Berikut adalah rinciannya.

  • The University of Manchester : Tiga minggu
  • The University of Warwick : Sepuluh hari
  • University of Bristol : Tiga minggu
  • University of Leeds : Satu bulan sepuluh hari
  • University of Liverpool : Tiga bulan
  • University of New South Wales : Enam belas hari
  • Imperial College London : Satu bulan sebelas hari

Setelah kita mendapatkan LoA, petualangan belum berakhir. Silakan accept offer universitas yang paling the best untuk kita, lalu ikuti prosedur selanjutnya entah itu registrasi maupun pembayaran uang kuliah.


Oke. Sekian untuk tulisan super panjang dan detail ini. Mudah-mudahan tulisan ini dapat membantu impian kamu untuk melanjutkan pendidikan tinggi baik di dalam maupun luar negeri.

Referensi

Sumber Gambar

11 komentar

  1. Halo mas Indra, terimakasih untuk sharingnya. Ijin bertanya mas, untuk master by coursework, jika ingin mendapatkan LoA bagaimana ya? dan Jika berkenan saya ingin bertanya lebih banyak lewat email dengan Mas Indra, terimakasih.

    Suka

  2. jadi kak, brrti kalau udah accept univ nya brrti udah dpt beasiswa lpdp nya juga? dan beasiswa nya itu full atau masih ada biaya yg harus dikeluarkan lagi?

    Suka

  3. jadi kak, brrti kalau udah accept univ nya brrti udah dpt beasiswa lpdp nya juga? dan beasiswa lpdp nya itu full atau masih ada biaya yg harus dikeluarkan lagi?

    Suka

Tinggalkan Balasan ke joypapa Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: