Cara dan Tips Membuat CV (Curriculum Vitae) untuk S-2 – Berkas LoA

Jika ingin apply S-2 ke luar negeri, terutama ke Inggris, CV merupakan salah satu dokumen yang wajib dikirimkan. Membuat CV ini terkesan gampang, tapi agak tricky juga sebenarnya dan tidak ada standar pasti konten apa yang harus dimasukkan (kecuali diminta oleh universitas, perusahaan, dll.) alias disesuaikan dengan tujuan pally kita entah itu untuk melamar kerja, daftar universitas, atau beasiswa. Nah, Di post ini, saya hanya akan fokus membahas cara dan tips membuat CV untuk studi S-2.

Oh iya, dalam post ini, saya akan membahas pembuatan CV format Europass CV (CV format Uni Eropa). Mengapa? Karena format CV ini sudah terkenal dan terstandar di seluruh dunia serta dapat dibuat dengan mudah oleh orang yang tidak bisa desain sekalipun. Saya sendiri menggunakan CV format ini dan telah diterima di lima universitas di Inggris serta satu universitas di Australia (walaupun keduanya bukan negara anggota Uni Eropa), yaitu di

  • University of New South Wales
  • University of Bristol
  • University of Leeds
  • The University of Manchester
  • University of Warwick
  • University of Liverpool

Namun, post ini masih akan beneficial untuk kita yang ingin membuat CV dengan format lain, kok. Tinggal aplikasikan tata cara pengemesan kontennya. Hehe. 🙂

Image result for cv
CV oleh http://www.thebalancecareers.com

1. Panduan Penulisan CV

Pertama-tama, buka terlebih dahulu halaman berikut (https://europass.cedefop.europa.eu/editors/en/cv/compose). untuk membuat CV Europass. Nanti akan muncul tampilan seperti ini.

CV Europass 1 - Tampilan

Langkah selanjutnya hanya mengisi detail dengan mengeklik tombol “Fill in” serta menambahkan informasi tambahan berupa foto, other skills, etc., di bagian kanan. Jangan lupa klik “Save” setiap kali selesai mengisi bagian.

1.1 Personal Information

Pada bagian ini, isi bagian data diri sedetail mungkin, terutama kontak, email, dan media sosial karena itu merupakan kontak yang dibutuhkan oleh pihak admission jika sewaktu-waktu ingin menghubungi kita. Saya rekomendasikan untuk memasukkan Skype saja di bagian media sosial.

CV Europass 2 - Personal Information.

1.2 Type of Application

Isi untuk keperluan apa CV yang kita buat pada bagian ini. Misalkan saya ingin apply jurusan S-2 Matematika, berarti saya mengisinya “Studies Applied for Graduate of Mathematics“.

Hint : Pada bagian kanan setiap bagian (ketiak mengisi bagian), akan ada petunjuk. Jadi, tidak perlu bingung menuliskan apa. But, jangan meniru mentah-mentah contohnya agar CV-mu menjadi khas.

CV Europass 3 - Type of Application

1.3 Work Experience

Seperti biasa, isikan secara detail mulai dari durasi kerja, posisi, sampai jobdesc selama kerja. Jangan malas mengisi detail dan akhirnya hanya menjadi CV biasa yang hanya berupa list.

CV Europass 4 - Work Experience

Jika kita belum mempunyai pengalaman kerja, tinggal abaikan saja isian ini.

1.4 Education and Training

Untuk bagian ini, isikan cukup riwayat pendidikan SLTA dan S-1. Jangan lupa untuk mengisinya secara detail tapi jangan terlalu panjang sampai memasukkan semua mata pelajaran dan menutupi satu halaman.

CV Europass 5 - Education and Training

1.5 Bahasa

Pada bagian ini, kita diminta mengisikan kemampuan bahasa yang terdiri dari bahasa ibu (native languages) dan bahasa asing (foreign languages). Pada bahasa ibu, jangan ragu untuk mengisikan bahasa daerah (selain bahasa Indonesia tentunya) yang kamu bisa. Saya sendiri memasukan bahasa Sunda pada CV sebagai tambahan penguasaan bahasa (私はスンダ人だから. Urang Sunda atuh haha). Jika bahasamu tidak ada di dalam list, silakan ketik sendiri.

Di bagian bahasa asing, ada detail yang harus kita isi berupa self-assessment (penilaian diri sendiri) terhadap aspek-aspek kemampuan berbahasa berdasarkan Common European Framework of Reference (CEFR). Jangan lupa juga untuk memasukkan data sertifikasi bahasa yang telah diambil beserta level CEFR yang didapatkan jika sudah memiliki dan masih belaku (Misalnya IELTS, JLPT, dll.).

CV Europass 6 - Language

Pada bagian ini, isi sejujur dan seobjektif mungkin. Jika mengada-ada dan melebih-lebihkan, sudah pasti akan ketahuan jika suatu sata nanti diwawancara, dites, dll.

Pastikan bahwa kita memasukkan bahasa asing apapun yang kita bisa walau cuma level A1 (very basic). Saya sendiri memasukkan bahasa Jepang dengan level A1 di keseluruhan sebagai tambahan.

1.6 Skills

Ada beberapa bagian yang sunnah mu’akad diisi mengenai skills ini: Kemampuan berorganisasi, komunikasi, pekerjaan, dan digital. Isi dengan detail (jika bingung, ikuti contoh seperti biasa). Relasikan juga skills yang didapatkan dengan pengalaman kita. Contohnya, dalam organisational skills, isi “Strong leadership skills were obtained by being the chairman of Organization X in 2012“.

CV Europass 7 - Skills

1.7 Extra Fields

Kita dapat menambahkan informasi tambahan lewat menu extra fields yang ada di sebelah kanan. Saya, waktu menyusun CV, menambahkan informasi berupa pas foto formal serta additional information berupa prestasi, seminar, serta pengalaman organisasi. Silakan tambahkan informasi yang kira-kira relevan dan worth untuk dimasukkan ke dalam CV.

1.8 Finishing

Setelah selesai menyusun CV, cek lagi CV-mu, lalu tekan tombol “Save” yang ada di bagian kanan bawah. Silakan simpan dalam format yang dibutuhkan (misalnya PDF).

2. Tips Tambahan untuk Membuat CV

Berikut ada tips tambahan untuk memperelegan CV-mu.

2.1 Jujur!

Ini yang paling penting. Walaupun biasanya, kita tidak diwajibkan untuk melampirkan bukti / sertifikat, CV merupakan representasi atas diri kita. Jika kita tidak jujur dalam mengisi, itu berarti kita tidak jujur dalam merepresentasikan diri. Terlebih lagi, jika pihak penerimaan S-2 melihat ada sesuatu yang janggal, mereka bisa saja menjadwalkan interview dengan kita. That’s terrifying, isn’t it?

Apalagi, jika memang admission kampus yang kita apply memang mensyaratkan interview sebagai alur seleksinya seperti Oxford dan Cambridge, tentu kebohongan kita akan mudah diketahui pada saat wawancara dan sekali tertangkap berbohong, tamatlah riwayat admission-mu.

2.2 Jangan Terlalu Panjang

Agak susah memang meng-cover diri kita hanya dalam satu lembar CV, tapi ini bukan berarti kita bisa menyusun CV sepanjang yang kita mau. Buatlah CV maksimal dalam tiga halaman. Ingat, pihak admission akan menerima ratusan aplikasi. Mereka mempunyai waktu yang terbatas untuk membaca CV yang panjang.

2.3 Hanya Masukkan Konten yang Relevan

Image result for writing cv
Penulisan CV oleh http://www.thebalancecareers.com

Karena halamannya terbatas (maksimal tiga halaman), hanya masukan konten yang memang relevan dengan sesuatu yang kita apply. Misalnya, jika kita ingin apply ke jurusan Fisika, instead of memasukkan kegiatan seminar fotografi, kita lebih baik memasukkan pengalaman organsiasi atau lomba yang diindikasikan dapat menunjang softskills dan hardskills di jurusan yang kita apply.

Namun, bukan berarti yang terkesan tidka relevan haram dimasukkan. Jika memang tidak ada hal lain yang bisa dimasukkan dan CV masih kurnag dari tiga halaman, why not kita masukkan pengalaman yang lain asal kita bisa tuliskan apa keunggulan yang diraih dari pengalaman tersebut.

2.4 Buatlah dengan Bahasa yang Baik

Buatlah dengan tata bahas yang baik dan benar. Jangan sampai kesan profesional menjadi berkurang hanya karena tata bahasa yang hancur atau pemilihan kosakata yang tidak relevan.

2.5 Sesuaikan Desain dengan Tempat yang Ingin Di-apply

Kecuali apply ke industri kreatif atau jurusan desain (mungkin), jangan terlalu neko-neko dalam mendesain CV karena sejatinya, CV merupakan dokumen formal. Berkreasilah dengan wajar tanpa menghilangkan kesan keformalan CV.

Silakan googling untuk melihat desain-desain CV yang baik, elegan, serta formal (tidak neko-neko).

2.6 Apresiasi Semua Pengalaman dan Skills Sekecil Apapun Itu

Setiap pengalaman dan skills yang kita dapatkan itu bermanfaat. Jangan berpikir bahwa pengalaman X atau pengalaman Y tidak berguna dan akhirnya enggan dimasukkan ke dalam CV dengan alasan tersebut. Jika worth untuk CV, masukkan saja.

2.7 Cek dan Cek

Jangan sampai ada kesalahan-kesalahan kecil yang terabaikan ketika submit CV seperti salah tanggal, typo, dll. Selalu cek dan cek sebelum submitting.


Oke, mungkin itu saja untuk sekarang. Semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk share tulisan ini, ya, tanpa copas tentunya! 🙂 Jika ingin melihat contoh CV saya, silakan klik di sini.

Sumber Gambar

6 komentar

Tinggalkan Balasan ke Indraziru Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: