Ulasan Tentang Kampung Inggris, Tempat Belajar Bahasa Inggris Paling Terkenal Se-Indonesia

Hi, everybody! How’s your life? Are you doing well?  Hari ini, saya akan becuap-cuap mengenai bahasa Inggris lagi. Tapi, topiknya agak sedikit berbeda. Kali ini, saya akan mengulas destinasi belajar Bahasa Inggris paling terkenal se-antero Indonesia. Apa lagi kalau bukan Kampung Inggris, Pare, Kediri.

For your information, guys, saya pernah ke Kampung Inggris dua kali: Pada bulan Juli – Agustus 2017 untuk meng-improve speaking sama bulan Februari – April 2018 untuk belajar IELTS. Jadi, sedikit banyak, saya tau gambaran tentang Kampung Inggris.

ならば、はじめましょう! (Then, let’s get started!)


1. Apa itu Kampung Inggris?

Kampung Inggris, sebenarnya, merupakan suatu desa (dua desa kalau tidak salah) yang memiliki banyak sekali lembaga kursus bahasa Inggris. Saking banyaknya, sepanjang wilayah kampung Inggris, kita akan menemui banyak sekali orang yang sedang belajar bahasa Inggris. Nama desanya adalah Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kediri, Jawa Timur. Makanya, sering disebut Kampung Inggris Pare.

Image result for gerbang kampung inggris
Gerbang Masuk Kampung Inggris oleh http://www.mydaypack.com

Apakah semua orang di sana berbicara dalam bahasa Inggris sehari-hari? Jawabannya tidak. Mayoritas pendudukan berbicara dalam bahasa Jawa. Namun, ketika kita berbicara bahasa Inggris di sana, tidak akan ada yang menghakimimu “Sok Inggris!”. Bahkan, beberapa penduduk suka inisiatif untuk bercakap-cakap bahasa Inggris dengan para pelajar yang datang.

Oke, jadi sejauh ini paham, ya, bahwa Kampung Inggris itu bukan suatu lembaga belajar bahasa Inggris melainkan suatu desa / kampung yang memiliki banyak lembaga kursus bahasa Inggris.

P. S. : Di Kampung Inggris, sebenarnya ada banyak lembaga belajar bahasa lain juga seperti bahasa Arab, Jepang, Jerman, dll.

2. Sistem Belajar di Kampung Inggris

Image result for kampung inggris
Suasana Belajar di Kampung Inggris oleh https://visitpare.com

Walaupun ada ratusan lembaga belajar, sistem pengajaran / belajar di Kampung Inggris bisa dikatakan tidak jauh-jauh berbeda mengingat secara sejarah, induknya sama. Jadi, saya akan ulas secara umum saja.

2.1 Waktu dan Tempat Belajar

Sistem belajar di Kampung Inggris mirip-mirip dengan kuliah. Kita akan memilih mata pelajaran / paket mata pelajaran dan membayar sesuai dengan tarif yang ditentukan. Kemudian, setiap mata pelajaran akan mempunyai waktu / jadwal beserta tempat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, di Kampung Inggris, kita bisa belajar di lebih dari satu lembaga (Tidak 100% bisa, sih, karena setiap lembaga, punya peraturan masing-masing. Tapi chance-nya tetap tinggi, kok).

Durasi belajar per mata pelajaran kurang lebih sama, yaitu 1,5 jam dan jadwalnya, biasanya, untuk dua minggu atau 10 hari belajar (on weekends, mostly libur) karena permulaan waktu belajar di semua lembaga di Kampung Inggris sama, yaitu tanggal 10 dan 25 setiap bulannya atau 1-2 hari setelahnya jika tanggal 10 dan 25 jatuh pas hari libur atau jumat.

2.2 Metode Belajar

Metode belajarnya berbeda-beda tergantung lembaganya, tapi kurang lebih sama – belajar tatap muka dengan tutor sambil praktek -. Setiap lembaga juga mempunyai keketatan yang berbeda-beda. Ada yang santai dan bisa ketawa-ketawa dengan tutor, ada juga yang sangat ketat sampai-sampai kita tidka diperbolehkan ke luar area Pare selama kursus.

2.3 Sistem Belajar di Camp

Hampir semua lembaga di Kampung Inggris menyediakan fasilitas campCamp ini sendiri merupakan tempat tinggal khusus yang disediakan lembaga kursus untuk semakin memperlancar bahasa Inggris siswa-siswanya. Di camp, semua peserta kursus diwajibkan berbicara dalam bahasa Inggris selama 24 jam. Jika tertangkap tangan bebricara dalam bahasa lain, siap-siap untuk menerima hukuman, ya.

Image result for kampung inggris camp
Camp Kampung Inggris oleh http://www.kampunginggris.in

Selain mewajibkan untuk speak in English selama 24 jam, camp juga biasanya mempunyai program / kelas tambahan di luar kelas di kursus. Kelas-kelas tambahan tersebut dilaksanakan padi pagi hari (biasanya jam 5 subuh) dan malam hari (sekitar jam 7 malam). Pengajarnya adalah (biasanya) tutor yang ditugaskan di camp dan akan tinggal bersama peserta kursus di camp tersebut.

Di Kampung Inggris, kita juga memungkinkan untuk memilih camp sesuai kebutuhan dalam artian lembaga tempat kursus dan camp-nya bisa berbeda. Contohnya, teman saya ada yang camp di Global English Course tapi kursus di Kresna.

3. Kelebihan Belajar di Kampung Inggris

Dari sekian banyak ulasan awal yang telah dipaparkan, saya akan coba mengulas kelebihan-kelebihan belajar di Kampung Inggris. Let’s check it out!

3.1 Biaya Kursus dan Hidup Relatif Murah

Dengan tarif yang sama atau bahkan lebih murah dari kursusan di kota besar, kita bisa mendapatkan sesuatu yang lebih di Kampung Inggris. Contohnya, dengan paket 8 program sebulan + asrama yang totalnya 1,2 juta, kita sudah mendapatkan 24 hours English area dengan waktu belajar 20 hari dengan 8 jam belajar sehari. Jika kursus di kota besar, mungkin dengan harga segitu, kita hanya akan mendapatkan pertemuan 2 kali seminggu belum termasuk tempat tinggal.

P. S. : Harga kursusnya memang macam-macam, bahkan ada lembaga di Pare yang harga kursusnya bisa sampai 5 juta sebulan. But again, I’m talking in general.

Untuk biaya hidup, jangan khawatir. Makanan di sini sangat murah-murah. Kita bisa makan makanan “Layak” seporsi hanya dengan uang 5 ribu dan bahkan kita bisa menemukan makanan yang harganya 3 ribu seporsi, atau mungkin seperti saya yang waktu di sana, hobi makan nasi padang + rendang 10 ribuan.

Image result for nasi pecel
Nasi Pecel, Makanan Khas Pare oleh http://www.food.detik.com

Jika tidak mau tinggal di asrama, kos-kosan di sini pun harganya relatif murah karena Kampung Inggris ini tidak terletak di pusat kota, walaupun ada juga, sih, kos-kosan kelas VIP yang harganya pun menyesuaikan tentunya.

3.2 Lingkungan Sangat Mendukung untuk Belajar

Dengan adanya ratusan lembaga kursus bahasa Inggris di Pare, kita akan dikelilingi oleh suasana belajar bahasa Inggris sepanjang waktu. Apalagi jika kita tinggal di English area yang mewajibkan penghuninya berbahasa Inggris 24 jam.

Kalaupun tidak tinggal di camp, kita masih sangat bisa untuk menciptakan area bahasa Inggris sendiri dan tidak akan ada yang bilang sok Inggris walau kita ngobrol bahasa Inggris di jalan raya sekalipun.

3.3 Berkesempatan Besar untuk Menambah Jaringan Pertemanan

Kampung Inggris itu adalah miniatur Indonesia. Orang datang dari berbagai pelosok Indonesia untuk belajar bahasa Inggris di sini. KIta akan menemukan teman dari berbagai jenis wilayah Indonesia mulai dari SUmatra, Jawa, Sulawesi, Lombok, sampai Papua.

Image result for kampung inggris miniatur indonesia
Pelajar di Pare oleh http://www.kompasiana.com

Dengan beragamnya orang-orang di Pare, ini tentunya merupakan kesempatan emas untuk menambah jaringan pertemanan.

3.4 Banyak Pilihan Materi Belajar

Karena ada lebih dari 100 lembaga bahasa Inggris yang variatif di Pare, segala kebutuhan bahasa Inggris kita tersedia di sini mulai dari bahasa Inggris akademik, speaking, grammar, TOEFL, IELTS, sampai bahasa Inggris pramugari. Yang dibutuhkan hanyalah kerajinan untuk mencari informasi.

4. Kekurangan Belajar di Kampung Inggris

Let’s say, nothing is perfect. Belajar di Kampung Inggris juga memiliki kekurangan. Saya akan berusaha adil di sini dan memaparkannya berdasarkan pengalaman pribadi.

4.1 Cuaca Relatif Selalu Panas Menyengat

Yap. Cuaca Pare memang panas dan panasnya itu panas matahari menyengat, bukan panas ngelekeb seperti di Jakarta. Tak heran jika sering berpergian di siang hari di sana (untuk kelas misalnya), itu akan mempercepat penggosongan kulit kita (oke ini lebay, haha). Makanya, kita akan sering melihat para pelajar yang memakai topi atau bahkan membawa kipas portabel ke mana-mana.

Image result for simpang lima gumul
Simpang Lima Gumul, Arch de Triumph-nya Kediri de Thttps://dolenku.blogspot.com

Mungkin ini bukan suatu kekurangan bagi yang terbiasa hidup di daerah panas. Mungkin juga saya mengulas hal ini karena saya ke Pare pada masa-masa kuliah S-1 dan saya kuliah di daerah dingin.

4.2 Suasana Camp Rata-Rata Masih Kurang Nyaman

Camp area berbahsa Inggris memang bagus untuk meng-improve bahasa Inggris. Namun, sejauh pengamatan saya, suasana camp-nya relatif kurang nyaman untuk suasana belajar. Satu kamar biasanya bisa dihuni sampai tujuh orang. Belum lagi sharing kamar mandinya. Tidak semua orang nyaman dengan suasana belajar “Ramai” seperti itu.

Image result for suasana camp kampung inggris
Camp Kampung Inggris oleh http://www.kampunginggris.in

Ultimate Suggestion : Bagi yang ingin belajar IELTS atau TOEFL di Kampung Inggris, sangat disarankan untuk tidak tinggal di camp reguler karena belajar IELTS atau TOEFL butuh fokus dan suasana yang fokus. Suasana serta program tambahan camp hanya akan membelah pikiranmu. Jadi, Tinggallah di kosan biasa atau camp khusus IELTS.

4.3 Transportasi Umum Sangat Minim

Bagi yang ingin bepergian dalam skala lokal di Pare (Kediri dan sekitaranya), kita tidak punya pilihan selain menyewa kendaraan atau ojek online karena di sini, sangat super jarang ada angkot dan sejenisnya. Akhirnya, pengeluaran membengkak jika ingin bepergian walau cuma ke pusat kota Kediri yang jaraknya hanya sekitar 20 km-an. Sebagai pengguna transportasi umum (karena saya tidak bisa mengendarai motor), saya sangat dirugikan dengan kondisi ini.

However, luckily, lalu lintas di Kediri itu lancar jaya tanpa macet. Jadi, kita tidak akan tua di jalan di sini seperti di Jabodetabek.

5. Tips dan Langkah-Langkah Belajar di Kampung Inggris

Silakan lanjutkan membaca tulisan ini jika masih tertarik untuk belajar di Kampung Inggris. Prosesnya tidak ribet, kok, asal diikuti dengan baik. 🙂

5.1 Tanamkan Mindset Bahwa Kita Pergi untuk Belajar, bukan Liburan!

Belajar di Kampung Inggris ini, jika ingin serius, akan sangat melelahkan dan kita tidak akan punya cukup waktu luang untuk jalan-jalan ke sana kemari. Jadi, tanmakan baik-baik di dalam pikiran bahwa kita pergi untuk belajar, bukan liburan. Jangan sia-siakan uang yang kita keluarkan selama di sana dengan tidak serius dalam belajar dan akhirnya, skill bahasa Inggris kita tidak bertambah.

Moreover, jangan berpikir bahwa Kampung Inggris Pare itu adalah mesin yang bisa membentuk bahasa Inggris kita secara instan ala mesin pabrik. Tidak ada yang instan dalam belajar bahasa (meskipun ada cara yang lebih efisien). Kampung Inggris hanya memfasilitasi kita dengan keadaan super intensif dan lingkungan yang super suportif. Selebihnya, tergantung kita sendiri. Jangan sampai pulang dari Pare tanpa hasil.

Image result for belajar di kampung inggris pare
Suasana Belajar di Kampung Inggris oleh http://www.kampung-inggris.com

5.2 Rencanakan Berapa Lama dan Skills Bahasa Inggris Apa yan Akan Dipelajari

Penentuan ini sangat penting karena nantinya, kita akan tau lembaga mana yang cocok untuk mengembangkan skill tersebut entah itu speaking, writing, atau bahkan IELTS. Di Pare, ada ratusan bahasa Inggris yang memiliki spesialiasi masing-masing. Jadi, jangan sampai salah pilih.

Jangan lupa juga untuk menentukan akan berapa lama kita akan di Pare supaya nanti kita bisa memilih paket belajar yang pas dan lebih murah daripada daftar secuil-secuil.

5.3 Cari Tau Lembaga yang Cocok dengan Rencana Kita

Setelah memfiksasi kebutuhan kita, langkah selanjutnya adalah mencari lembaga yang cocok. Caranya bisa lewat agen atau browsing sendiri di official website masing-masing lembaga.

Hal yang harus dipertimbangkan:

  • Biaya;
  • Reputasi dan testimoni (rajinlah googling mengenai review lembaga yang kita cari);
  • Kesesuaian kurikulum belajar dan tujuan;
  • Kecocokan sistem belajar dengan kebutuhan (Ada yang sistemnya perdua minggu, ada yang langsung paket bulanan, dll.);
  • Fasilitas dan akomodasi.

Jika ada yang ingin ditanyakan lebih lanjut, silakan jangan ragu untuk mengontak call center masing-masing lembaga. Kita juga bisa konsultasi mengenai lembaga yang cocok dengan agen.

Berikut ada daftar lembaga yang bagus di masing-masing bidan berdasarkan observasi saya.

Lebih lengkapnya, silakan baca website ini dan ini.

5.4 Daftar di Lembaga yang Telah Dipilih

Bagaimana selanjutnya? Ya daftar. Ikuti alur pendaftarannya dengan baik dan pastikan sekali lagi bahwa lembaga yang kita pilih legal alias tidak bodong. Kalau bisa bayar DP dulu, lebih bayar DP dulu. Jangan sekaligus bayar kontan. Biasanya, sih, kita diperbolehkan untuk membayar DP dulu baru nanti dilunasi ketika tiba di Pare.

5.5 Siapkan Tranportasi Sampai Tempat Tujuan

Transportasi menuju Pare bisa bermacam-macam:

Kereta Api

Bagi yang tinggal di Pulau Jawa, kereta api bisa menjadi alternatif karena kita bisa pergi ke Pare hanya dengan ongkos kurang dari 100 ribu (kelas ekonomi 🙂 ). Kita bisa turun di Stasiun Kediri, lalu ke Pare dengan angkot (not recommended), ojek online, atau jemputan dari lembaga kursus yang kamu pilih.

Yang perlu diperhatikan setelah keluar stasiun adalah jangan langsung percaya sama tawaran-tawaran tukang ojek atau beca di stasiun. Bukan bermaksud apa-apa, sebagai bentuk kewaspadaan saja, karena ada yang pernah ditawari naik becak dari Stasiun Kediri ke Pare. I was like “What the …! Yakin mau naik becak 20 km?”.

Image result for stasiun kediri
Kereta di Stasiun Kediri oleh http://www.youtube.com

Pesawat

Bagi yang tinggal di luar Jawa atau mungkin di Jawa, pesawat juga bisa menjadi alternatif. Ya memang di Kediri, tidak ada bandara. Tapi, kita bisa landing di Bandara Juanda, Surabaya, karena merupakan bandara yang jaraknya terdekat dari Pare (2 – 3 jam perjalanan darat).

Dari Bandara Juanda, setau saya, ada bus dan travel jurusan Pare karena memang banyak yang pergi ke Pare dengan pesawat. Selebihna, saya kurang tau apakah ada bus umum yang rutenya langsung melewati Kediri atau tidak.

Bandara Juanda oleh http://www.infopenerbangan.com

FYI, di Pare, ada banyak travel agency yang menawarkan jasa travel dan pembelian tiket ke Bandara Juanda dan paket wisata ke Bali (Jawa Timur memang dekat dengan Bali, sih. 🙂 )

Bus Umum

Bagi yang tinggal di luar Jawa Timur, saya tidak rekomendasikan pergi via bus karena selain lebih mahal, sejauh yang saya tau, jarang sekali ada bus umum yang langsung ke Pare atau Kediri. Setidaknya, kita harus transit di Kertosono atau Jombang dan tentunya, akan sangat melelahkan jika harus transit.

Kamu yang berdomisili di Jawa Timur mungkin bisa pergi visa bus karena pasti lebih tau rute angkutan umum di sana dibandingkan saya yang domisili Jawa Barat. 🙂


Oke mungkin segitu saja artikel yang panjang ini. Mohon maaf jika ada informasi yang kurang relevan karena ini hanya berdasarkan pengalaman saya dan googling kecil-kecilan. 🙂 Semoga artikel ini bermanfaat. 🙂

“Kak, emangnya dulu kursus di mana?”
“Saya kursus di Twenty Second sebulan untuk melatih speaking terus di Global English Course dua bulan untuk belajar IELTS.”

Warning : Jangan plagiat!

Sumber Gambar

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: