Tips untuk Survive di Dunia Perkuliahan bagi Mahasiswa Baru

Halo, semuanya! Welcome back to my blog! 私のブログにようこそ! 내 블로그에 다시 오신 것을 환영합니다! (50% Google Translate 🙂 )

Tahun ajaran baru telah dimulai di dunia perkuliahan. Semua mahasiswa baru sedang bereuforia di tempat belajarnya yang baru (sekaligus capek). Perbedaan yang besar antara sistem belajar di SLTA dan S-1 membuat tak sedikit mahasiswa kelimpungan atau bahkan pusing tujuh keliling mulai dari ospek, adaptasi di perantauan, sampai manajemen dana.

Today, saya akan share beberapa tips untuk para mahasiswa baru alias maba agar bisa menjalani awal kuliah dengan baik.

1. Mulailah untuk Belajar Secara Mandiri dan Aktif

Image result for self study
Belajar Mandiri by http://www.quora.com

Berbeda dengan waktu SD sampai SMA yang belajarnya selalu dituntun oleh guru, dosen lebih cenderung membuat mahasiswanya bisa belajar lebih mandiri seperti diskusi kelompok dan presentasi. Walaupun tidak semua, jarang ada dosen yang mau menuntun mahasiswa dari A-Z dengan sangat detail saat di kelas. Oleh karena itu, mumpung masih semester 1 – materi kuliahnya masih mirip-mirip SMA -, segera biasakan belajar mandiri tanpa terlalu mengandalkan dosen. Jangan menunggu diarahkan dosen dalam belajar. Inisiatiflah dengan aktif mencari sumber belajar sendiri dan bertanya saat di kelas. Itulah perbedaan mentalitas siswa dan mahasiswa.

Selain itu, di dalam dunia perkuliahan, jarang sekali ada yang namanya remedial. Jika kita mendapatkan nilai jelek, dosen akan tetap memberi kita nilai tersebut walaupun itu berarti kita harus mengulang mata kuliah. Jadi, belajar sungguh-sungguh harus dimulai sejak awal. Jangan lagi mengandalkan remedial atau kemurahan hati dosen dalam mencari nilai.

2. Gunakan Dana Sebaik Mungkin

Image result for money management
Manajemen Dana by http://www.care2.com

Pada awal perkuliahan, pasti akan keluar banyak dana mulai dari untuk kos-kosan yang biasanya harus dibayar tahunan, kebutuhan kuliah, alat-alat ospek, transportasi, dll. Selain itu, beasiswa pun biasanya tidak akan langsung cair di awal perkuliahan (termasuk Bidikmisi). Jadi, jangan dulu mengeluarkan uang untuk hal-hal kurang penting di awal semester.

3. Nikmati Proses Ospek

Image result for ospek unpad
Ospek Unpad by http://www.okezone.com

Oke. Ospek merupakan salah satu hal yang paling menyebalkan bagi maba karena biasanya, tugasnya merepotkan. Belum lagi ditambah dengan fakta bahwa kita masih dalam tahap adaptasi dari SMA ke kuliah.

Saya cuma ingin bilang “Nikmati ospek kalian.” (selama isinya bukan toxic ospek). Manfaat ospek tidak akan dirasakan secara instan, tapi akan terasa ketika habis masa-masa tersebut dan kita mulai mengemban tugas yang lebih berat seperti organisasi dan kepanitiaan di samping materi akademik yang semakin berat. Last but not least, Ospek will be missed although you don’t want to experience it again.

P. S : Seriously, guys. Ospek itu baru awal. Jika kita berniat ingin aktif di berbagai kegiatan plus kece di akademik, waktu, tenaga, dan pikiran yang terkuras akan jauh lebih besar daripada ospek,

4. Jaga Stamina

Vitamin by http://www.womensrunning.competitor.com

Karena maba masih dalam proses adaptasi, kegiatan perkuliahan dan ospek di awal perkuliahan biasanya suka menguras stamina. Belum lagi jika kita merupakan perantauan yang belum bisa beradaptasi dengan cuaca dan makanan di daerah kampus. Hal ini juga akan diperparah dengan keadaan tubuh kita yang belum siap dengan jam tidur mahasiswa yang (biasanya) lebih sedikit daripada siswa (karena tugas, ospek, dll.).

Here are some tips that you can follow to keep your body fit:

  • Makan tepat waktu;
  • Minum vitamin;
  • Jangan bergadang karena kegiatan kurang penting seperti main gadget;

5. Jangan Berambisi untuk Mengikuti Banyak Kegiatan di Awal

Image result for bem unpad
Kegiatan Unpad by http://www.kema.unpad.ac.id

Bukan melarang ikut banyak kegiatan, tapi karena masih dalam tahap adaptasi, biasanya maba belum mempunyai skills manajemen waktu yang baik. Jika tetap memaksakan diri ikut banyak kegiatan dari awal (ikut 4 UKM misalnya), kita akan keteteran dan kuliah serta kegiatan-kegiatan tersebut tidak akan terjalani dengan baik. KIta malah akan capek tanpa mendapatkan apapun.

Ikuti kegiatan secara bertahap. Ikuti dulu 1 kegiatan, lalu tambahlah sesuai dengan kemampuan manajemen wkatu kita.

6. Perbanyak Kegiatan dengan Teman untuk Menghindari Homesick

Image result for homesick
Homesick by http://www.thebeijinger.com

Homesick ini merupakan masalah yang lumrah banget ditemui bagi para perantau. Yah memang ini tidka bisa dihindari bagi mahasiswa yang pertama kali merantau dan jauh dari rumah dan keluarga. Namun, kita bisa mengurangi intensitas homesick dengan berkegiatan bersama teman kampus, teman sekelas, teman sedaerah, dll. As time goes bythey will become your new family.

Kegiatannya tidak harus kegiatan formal berupa belajar bareng, rapat, dll. Makan-makan bareng di kafe pun bisa menjadi alat ampuh untuk mengatasi homesick.

Oke. That’s all for today. Semoga semakin semangat untuk kuliah dan bisa lulus menjadi sarjana yang kayak ilmu dan pengalaman. Jangan sia-siakan kuliahmu karena kuliah S-1 hanya satu kali. Jangan sia-siakan kuliahmu karena itu akan mengkhianati usaha mati-matianmu dalam seleksi masuk PTN. 🙂

As usual, jangan plagiat!

Sumber Gambar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: