Cara dan Tips Ampuh Menulis Personal Statement / Motivation Letter untuk Studi S-2 – Berkas LoA

Halo semuanya! Selamat datang kembali di artikel baru mengenai berkas persyaratan mendapatkan LoA (Letter of Acceptance). Bagi kalian para pemburu study abroad, jangan ubah posisi mata kalian karena di sini, saya akan sharing mengenai cara ampuh membuat personal statement (PT) atau juga disebut sebagai motivation letter.

Personal statement atau motivation letter, kasaranya, merupakan surat yang ditujukan kepada pemberi beasiswa, bagian admission kampus, dll. yang menunjukkan alasan dan motivasi kita mengapa ingin diterima. Ya, ibarat surat lamaran, lah.

PT ini merupakan syarat wajib bagi banyak penerimaan mahasiswa baru di luar negeri terutama negara-negara di Eropa, Australia, dan Amerika dan merupakan salah satu bagian yang paling chalenging dalam perburuan LoA. For your information, sepengetahuan saya, semua universitas di Inggris atau United Kingdom meminta ini sebagai persyaratan daftar kuliah.

Nah, saya akan berbagi mengenai cara membuat PT ini menurut pengalaman saya. Alhamdulillah, PT ini membawa saya menjadi diterima di lima universitas top 100 di Inggris.

P.S : Pada dasarnya, saya hanya akan menjelaskan cara membuat PT bagi penerimaan mahasiswa, khususnya S-2. Namun, artikel ini mungkin dapat bermanfaat juga untuk PT jenis lain.

1. Persiapan Awal

Persiapan awal ini penting dilakukan sebagai modal awal dalam menulis PT.

1.1 Persyaratan Khusus di Universitas Terkait

Setiap universitas biasanya memiliki persyaratan tertentu untuk PT mereka seperti maksimal jumlah kata, konten yang harus dimasukkan, dll. Luckily, most of them tidak mensyaratkan sesuatu yang terlalu spesifik seperti format, dll. serta memiliki inti yang sama (pasti harus memuat alasan, visi masa depan, motivasi, dsb.).

1.2 Alasan Memilih Jurusan dan Universitas Tersebut

Karena alasan ini sering diminta untuk dicantumkan di dalam PT, kita juga harus mempersiapkan alasan ini secara spesifik, bukan sekadar peringkatnya bagus, kotanya berbudaya, dll. Tentunya hal ini tidka sulit jika kita sebelumnya memang sudah browsing secara detail terlebih dahulu mengenai jurusan yang kita ambil. Oleh karena itu, pelajari informasi beserta keunggulan jurusan yang kita pilih dengan tentunya, membaca website universitas tersebut.

Contohnya, waktu membuat PT untuk The University of Warwick, saya mencantumkan ketersediaan program TCC sebagai salah satu keunggulannya.

Warwick Keunggulan
Rincian Program Matematika Warwick

2. Persiapan Format

Meskipun format PT biasanya tidak ditentukan, bukan berarti kita bisa buat PT dengan format seenaknya sehingga tidak elegan dan rapi untuk dibaca. Misalnya, memakai font yang desainnya neko-neko, perataan tidak rapi, ukuran font terlalu besar, dll.

Berikut adalah rincian format yang saya pakai di PT saya.

  • Size : A4
  • Orientation : Potrait
  • Margin : 2 cm for Top, Left, Bottom, and Right
  • Font : Arial 12
  • Alignment : Justify

Sekali lagi, selama tidak ada ketentuan, kita bebas menentukan formatnya. Namun, harus diingat lagi dan kagi bahwa ini merupakan surat formal dan akan dibaca oleh pihak lembaga. Jadi, sesuaikan.

3. Planning

Image result for paragraph planning
Paragraph Planning by http://www.pinterest.com

Sebelum mulai menulis PT, planning atau perencaan itu wajib hukumnya supaya PT kita terstruktur dengan baik dan idenya tersampaikan, tidak mencla-mencle sehingga nanti malah out of topic sama tidak enak dibaca.

3.1 Struktur Paragraf

Tentunya, PT kita akan terdiri dari beberapa paragraf. Jadi, first of all, buat struktur pemaragrafan yang jelas dari mulai paragaf pertama sampai terakhir.

Berikut adalah struktur paragraf yang saya pakai.

  • Paragraf 1 : Introduction
  • Paragraf 2 : Alasan Memilih Jurusan Secara Umum
  • Paragraf 3 : Alasan Memilih Jurusan Tersebut di Universitas yang Dipilih
  • Paragraf 4 (opsional) : Keunggulan Lain Universitas Tersebut
  • Paragraf 5 : Track Record yang Diunggulkan (Akademik, Organisasi, Pengalaman Kerja, dll.)
  • Paragraf 6 : Visi di Masa Depan Mengenai Jurusan yang Dipilih
  • Paragraf 7 : Penutup

Again, tidak ada struktur baku untuk planning ini. Semua tergantung kita.

3.2 Poin-Poin Isi Paragraf

Setelah menentukan struktur paragraf, langkah selanjutnya adalah menentukan poin-poin apa saja yang akan dituliskan pada masing-masing paragraf. Ini berguna untuk mempermudah penulisan PT agar tidak melebar ke mana-mana.

Berikut adalah contoh poin-poin isi paragraf dari struktur di atas.

Breakdown Personal Statement
Contoh Poin-Poin Paragraf

4. Penulisan

Oke. Masuk ke tahap inti, penulisan.

Sebelum mulai menulis, make sure kita menulis dengan bahasa yang diminta. Jangan sampai malah menulis dengan bahasa Indonesia untuk admission di Inggris.

Di sini, saya juga akan mengacu ke struktur paragraf yang sebelumnya.

4.1 Paragraf 1

Penulisan paragraf ini sebenarnya agak sulit dijelaskan karena relatif abstrak. Intinya, paragraf 1 ini adalah paragraf pertama yang akan dibaca. Maka dari itu, kita harus membuat paragraf yang bombastis untuk dibaca agar si pembaca tertarik untuk membaca paragraf selanjutnya. Ya anggap aja paragraf 1 ini trailer dari PT kita yang bertujuan untuk menarik pembaca.

Misalnya, instead of menulis “I was born in Banjar and have been passionate about mathematics.“, akan lebih menarik jika menulis “I began interested in mathematics since I was curious about why a big ship can float on the ocean while a needle cannot, and I found out that it is because of the mathematics formula of constructing ship surfaces.“.

Ingat, pihak admission kampus atau beasiswa akan membaca ratusan PT. Jika paragraf pertama kamu saja sudah membosankan, kemungkinan besar PT mu akan di-skip dan aplikasimu di-reject.

4.2 Paragraf 2

Pada paragraf ini, jelaskan alasan mengapa kita memilih jurusan ini untuk studi secara jelas dan spesifik. Jangan hanya menyebut karena passion atau suka saja. Misalnya, saya ingin mempelajari matematika murni karena saya tau bahwa matematika murni itu akar dari ilmu matematika sehingga dapat mengembangkan matematika secara lebih dalam.

4.3 Paragraf 3 dan 4

Image result for harvard graduation
Mengapa Memilih Harvard? by http://www.huffingtonpost.com

Tuliskan alasan memilih jurusan tersebut di universitas yang dipilih dengan bermodalkan alasan-alasan spesifik yang didapat pada Bagian 1.

4.4 Paragraf 5

Oke, setelah mengetahui alasan kita memilih jurusan dan universitas tersebut, pihak admission juga ingin mengetahui mengapa kita pantas diterima. Di sinilah kita harus menunjukkan keunggulan-keunggulan kita yang relevan dan men-support studi kita nantinya seperti pengalaman kerja, olimpiade, dll.

Yang perlu diingat di sini adalah jangan hanya menge-list karena ini bukan CV. Jelaskan apa skills yang kita dapat dari pengalaman tersebut. Misalnya, jelaskan bahwa pengalaman mengetuai acara olimpiade telah meningkatkan leadership secara signifikan sehingga dapat me-manage diri dengan baik saat studi walaupun jauh dari kampung halaman.

FYI, pihak admission mencari kandidat yang interesting and interested. Kedua hal tersebut dapat ditunjukkan di paragraf 3, 4, 5, dan 6.

4.5 Paragraf 6

Visi masa depan yang dijelaskan di sini harus konkret. Jangan hanya menyebut hal yang terlalu abstrak seperti “Saya ingin menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa.”. Jangan lupa menyebutkan bahwa studi di jurusan dan universitas yang dipilih dapat membantu mewujudkan visi tersebut.

4.6 Paragraf 7

Another abstract paragraph. Tidak perlu diisi dengan banyak kalimat. Intinya, sebutkan bahwa harapan kita sangat tinggi untuk diterima dan mereka tidka akan menyesal jika menerima kita.

5. Proofreading

Image result for proofreading
Proofreading by http://www.istockphoto.com

Sebelum men-submit PT-mu, jangan lupa untuk meminta seseorang yang capable untuk mengecek PT mu atau istilahnya, proofreading. Orangnya bebas, bisa dosen yang berpengalaman, kakak tingkat yang pernah diterima di universitas top, dll. Ini penting untuk memastikan bahwa PT-mu sudah layak submit dan proofreader juga akan memberi masukan penting.

Jika daftar universitas lewat konsultan pendidikan seperti IDP, PT kita biasanya akan di-proofread oleh si konsultan.

6. Tips Tambahan

Sebagai tambahan, silakan ikuti tips-tips berikut.

6.1 Mulailah dengan Membaca Jika Bingung

Jika kita tidka punya ide sama sekali dan bingung untuk menulis, hal yang dapat dilakukan adalah memperbanya input. Dengan membaca berbagai contoh PT yang bagus. Contohnya suda banyak bertebaran di internet (ada di website ini)

6.2 Cek dan Cek

Meskipun sudah punya proofreader, ingat bahwa proofreader kita juga manusia. Jadi, pastikan untuk cek dan cek terus sebelum submit. Jangan sampai ada kesalahan-kesalhan kecil yang membuat ilfeel seperti typo, salah menyebut nama universitas, dll. Minimalkan juga kesalahan grammar.

Untuk mengecek grammar, kita bisa cek di web Grammarly. Walaupun fiturnya terbatas jika bukan premium user, website tersebut tetap sangat membantu.

Image result for grammarly
Contoh Penggunaan Grammarly by http://www.grammarly.com

6.3 Sesuaikan Format File

Perhatikan format file yang diminta pihak admission. Jika mereka meminta pdf, jangan kirim format docx. Convert terlebih dahulu.

6.4 Jangan Terlalu Panjang atau Pendek

PT yang terlalu pendek tidak akan maksimal dalam mempromosikan diri kita. Sebaliknya, jangan membuat PT yang terlalu panjang karena lagi-lagi, pihak admission tidak hanya membaca PT punya kita. Jika tidak ada ketentuan maksimal kata, tulislah setidaknya maksimal 1,5 halaman.

6.5 Be Yourself and Natural

Ingat. Namanya juga personal statement. Jadilah diri sendiri di dalam PT tersebut. Jangan mencoba menjadi diri orang lain dengan meng-copy gaya tulisan orang lain secara mentah.

Karena ini surat formal, jangan membuat kalimat-kalimat yang terlalu puitis dan penuh majas. Jangan pula terlalu kaku sehingga terlihat seperti tulisan robot / komputer, bukan tulisan manusia.

6.6 Be Specific

Ini sebagai pengulangan saja dari Bagian 4. Jangan terlalu umum dalam membuat PT karena pihak admission banyak menerima PT yang umum-umum dan beterbaran di internet. Be specific if you want to be special.

6.7 Jangan Jadi Deadliners

Menulis PT itu butuh effort yang besar bahkan bagi orang yang terbiasa menulis. Jadi, buat PT dari jauh-jauh hari. Tidak apa-apa jika amsih jelek. Dengan mengerjakannya dari jah-jauh hari, kita akan punya banyak waktu untuk revisi dan evaluasi.

6.8 Tambahi Hiasan Sedikit

Ini lebih ke tips pribadi, sih. Mungkin tidka akan terlalu berpengaruh.

Kecuali disediakan format khusus, cobalah untuk sedikit menghias PT-mu. Jangan hanya hitam di atas putih seperti kebanyakan. Namun, jangan terlalu berlebihan sehingga kesan formalnya hilang.

Contoh hiasannya bisa dicek di PT saya nanti di bawah.

6.9 Tambahan

Jika ingin apply ke banyak universitas, kita bisa menggunakan PT yang sama ke semua universitas yang kita apply asal jangan lupa untuk menyesuaikan informasi pada paragraf 3 dan 4 (tentang spesifikasi universitas). Jangan sampai lupa mengubah dan akhirnya ter-submit dengan konten universitas lain. That’s gonna be really fatal.

Jangan lupa tonton video ini, ya.

Oke, segitu saja artikel panjang ini. Mudah-mudahan bermanfaat dan dapat membantu mewujudkan impanmu. 🙂

Warning : As usual, don’t copy!!

Sumber Gambar

7 komentar

Tinggalkan Balasan ke rehiarey Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: